Kategori: Artikel

88 a cover. Deklarasi KSB Poltekkes2 1

Pengarusutamaan Perspektif Kesetaraan Gender dan Inklusi Disabilitas Melalui Kampus Siaga Bencana

Dalam pedoman yang disusun BPBD Bali dan FPRB Bali dengan dukungan dari Program SIAP SIAGA, Kampus Siaga Bencana didefinisikan sebagai program yang dikembangkan oleh berbagai lembaga baik internal kampus maupun dukungan dari luar kampus yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan kampus dalam seluruh fase penanggulangan bencana. Program ini berguna untuk memastikan bahwa kampus memiliki rencana penanggulangan bencana yang efektif dan dapat diimplementasikan dengan baik terutama oleh mahasiswa, tenaga pendidik dan seluruh masyarakat kampus.

Baca SelengkapnyaPengarusutamaan Perspektif Kesetaraan Gender dan Inklusi Disabilitas Melalui Kampus Siaga Bencana
87 b. 02

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dalam upaya Penanggulangan Bencana

Panggilan untuk bersama-sama melakukan kampanye selama 16 hari ini menunjukan pentingnya sinergi dari berbagai elemen di masyarakat maupun pemerintah untuk bersama-sama menghapus kekerasan berbasis gender. Kekerasan berbasis gender bisa dialami oleh siapa saja, terutama kelompok rentan termasuk perempuan dan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan anak-anak.

Baca SelengkapnyaKampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dalam upaya Penanggulangan Bencana
86 c. IMG 2793

Panduan Implementasi untuk Akselerasi Pengarusutamaan Kesetaraan Gender dan Inklusi Disabilitas di Jawa Timur

Upaya pengarusutamaan GEDSI itu antara lain dilakukan dengan memunculkannya secara eksplisit dalam penganggaran program penanggulangan bencana yang saat ini sudah diemban bersama oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, integrasi itu masih dapat dioptimalkan terutama di sisi penganggaran. Pengarusutamaan GEDSI diharapkan dapat menjadi salah satu jembatan yang menghubungkan perencanaan dan penganggaran penanggulangan bencana di berbagai OPD tersebut.

Baca SelengkapnyaPanduan Implementasi untuk Akselerasi Pengarusutamaan Kesetaraan Gender dan Inklusi Disabilitas di Jawa Timur
85 c. Foto 5

BNPB Deklarasikan Komitmen Pengarusutamaan Gender dalam Penanggulangan Bencana

Seusai penandatanganan lembar komitmen, Kepala Biro Perencanaan BNPB Andi Eviana mengatakan bahwa dengan adanya komitmen pengarusutamaan gender itu, upaya penanggulangan bencana ke depan, baik yang dilaksanakan BPNB maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), diharapkan dapat lebih memperhatikan aspek gender. Hal ini sangat penting mengingat kerentanan perempuan dan anak dalam bencana sangatlah tinggi, termasuk kerentanan terhadap kekerasan berbasis gender.

Baca SelengkapnyaBNPB Deklarasikan Komitmen Pengarusutamaan Gender dalam Penanggulangan Bencana
83 c. Collaborative 03

Menyusun Pedoman Bersama untuk Ketangguhan yang Berkelanjutan

The SIAP SIAGA Program strategically fosters collaboration to develop the same standards and to facilitate joint evaluation and monitoring efforts. While the National Disaster Management Agency (BNPB) has a guideline on Destana, the operating aspect at the village level presents challenges.

Baca SelengkapnyaMenyusun Pedoman Bersama untuk Ketangguhan yang Berkelanjutan
80 a. WhatsApp Image 2023 11 16 at 10.41.04 57da0505

Bulan PRB Ingatkan Pentingnya Integrasi PRB di Berbagai Sektor

Acara puncak Bulan PRB tahun ini dibuka oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto pada 13 Oktober, dihadiri oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhajir Effendy, Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto serta Gubernur, Bupati dan Wali Kota, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi dan kabupaten, lembaga non pemerintah, perguruan tinggi, serta relawan penanggulangan bencana.

Baca SelengkapnyaBulan PRB Ingatkan Pentingnya Integrasi PRB di Berbagai Sektor