
Tag: Bali


Australia dan Indonesia Memperkuat Penanganan Bencana melalui Peluncuran Unit Layanan Disabilitas
Kemitraan Australia-Indonesia untuk Manajemen Risiko Bencana (SIAP SIAGA) bersama dengan Pemerintah Provinsi Bali, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meluncurkan Unit Layanan Disabilitas untuk Penanggulangan Bencana hari ini. Unit Layanan Disabilitas ini dirancang untuk memastikan penanganan bencana melibatkan penyandang disabilitas sebagai mitra penting yang wawasan dan pengalamannya merupakan kunci untuk menciptakan masyarakat yang tangguh.

BNPB Dorong Bali Integrasikan RPB dalam RPJMD 2025–2029
Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen mengintegrasikan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) ke dalam RPJMD 2025–2029 sebagai wujud tindak lanjut kebijakan nasional terkait adaptasi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana. Melalui lokakarya yang difasilitasi BNPB bersama mitra pembangunan, Bali menegaskan pentingnya sinergi multipihak dan penguatan koneksi antara desa, pemerintah daerah, dan pusat untuk mewujudkan daerah yang lebih tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim.

Laporan Kegiatan Garda SIAGA Policy Bootcamp
The Garda SIAGA Policy Bootcamp 2024 integrated disaster risk reduction (DRR) and climate change adaptation into policy frameworks through a cross-sectoral collaborative approach. This workshop engaged 26 participants from national and regional institutions.

Perumusan Kebijakan Kebencanaan Butuh Penyelarasan Pengetahuan
In her address, Catherine Meehan highlighted that knowledge exchange is vital for innovation and shared learning in disaster risk reduction (DRR). "This is a key focus of the Australian Government’s collaboration with Indonesia in disaster management programs. This meeting aims to strengthen networks and support the development of inclusive, resilient communities

Implementasi Program Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk Menguatkan Ketangguhan Lokal
Gultik, in collaboration with the SIAP SIAGA Program, once again presents a casual but serious discussion entitled "Implementation of the Disaster Resilient Village Program (Destana) to Strengthen Local Resilience".

Menjaga Rasa Aman Wisatawan dengan SKB
General Manager Hotel Sanur Resort Watujimbar IB Cendra menuturkan, para pelaku wisata sadar bahwa mereka bekerja dengan risiko yang tinggi. Hotel yang ia kelola, misalnya, bisa menampung 500 – 600 tamu per hari. Oleh karena itu, pengelola hotel beserta staf harus memahami potensi bencana dan mitigasinya agar tidak ada yang menjadi korban ketika sewaktu-waktu bencana tiba. SKB menjadi sangat penting bagi hotel yang di dalamnya melibatkan banyak orang. Adanya SKB juga berdampak positif secara bisnis. Terlebih tamu mancanegara umumnya lebih paham risiko bencana sehingga kerap menanyakan kesiapan hotel dalam menangani situasi darurat saat hendak memesan kamar. Hal itu juga berlaku bagi tamu-tamu yang akan mengadakan pertemuan di hotel. “Nah, kesempatan berbisnis jadi terbuka dengan sertifikasi ini, bahwa tim di hotel sudah punya skill dan pengetahuan untuk menangani situasi darurat. Jadi akan lebih dipercaya dan calon tamu merasa confidence,” katanya.

Memacu Ketangguhan Melalui Inovasi di Lomba Desa
Previously, funds were mainly used for emergency purchases, such as clean water during droughts. “With PKD, villages understand the importance of allocating budgets for pre-disaster and recovery efforts, such as constructing preparedness posts and organising disaster training,” he explained.
